Diposting Pada: Selasa, 23 Februari 2021
Sosialisasi SPSE, H. Pahrizal : Hindari Pungli dan Gratifikasi


Sosialisasi SPSE, H. Pahrizal : Hindari Pungli dan GratifikasiKerinci (Kemenag) - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kerinci menggelar Sosialisasi Sistem Penggadaan Secara Elektronik (SPSE) dan Surat Edaran Itjen Kemenag tentang Early Warning Pengelolaan Keuangan Negara yang Bersih dari KKN serta Birokrasi yang Melayani, Jum'at (19/2/2021) di Aula Kantor.

Sebagai narasumber dalam acara tersebut, Hendra Hadi, S,Sos., M.Pd.I pembicara untuk Sistem Penggadaan Secara Elektronik dan Agustinus Ferianto, S.Kom., M.S.I pembicara untuk Rencana Umum Pengadaan.

Pelaksana Bagian Perencanaan dan Keuangan Kantor Kementerian Agama Kabupaten, Hamdi, SE.Ak., M.Pd.I mengatakan saat ini untuk pengadaan dilakukan secara elektronik melalui SPSE.

"Untuk penggadaan barang dan jasa sekarang sudah sistem pengadaan secara eletronik, jadi tidak ada lagi pembayaran secara tunai dan berhadapan langsung dengan penyedia. Menggunakan sistem online dianggap solusi terbaik untuk menghindari KKN, apabila menggunakan sistem maka audit oleh auditor mengcek Summary report, aplikasi untuk mengecek dokumen dan kita kita akan aman karena terhindar terjadinya kecurangan, markup harga. Dengan SPSE dokumen pengadaan lengkap mulai perencanaan, kontrak, pelakaanaan dan serah terima hasil pekerjaan," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kerinci, H. Pahrizal, S.Ag., M.M dalam arahannya menyampaikan agar ASN lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kerinci menghidari pungli dan gratifikasi.

"Diharapkan kepada setiap ASN kita untuk menghindari pungli, menurut surat edaran terbaru sangat menegaskan dalam bentuk apapun dan sekecil apapun kita harus mengindari, apabila ada pengaduan dari masyarakat ada sifatnya pungli atau gratifikasi maka sanksinya akan ada tim yang akan mengawasi dan menindaklanjuti. Untuk sekarang kami tidak hanya di kantor tetapi juga turun ke Madrasah dan KUA untuk mensosialisasikan jangan ada lagi ditemukan kecurangan," tegas Ka.Kankemenag H. Pahrizal.

Lebih lanjut, H. Pahrizal menyampaikan kepada Kasubbag Tata Usaha, Bendahara, dan Kepala Kantor untuk berhati-hati, karena sudah banyak ditemukan pegawai yang meminjam di Bank dengan jaminan Tukin, apabila ditemukan maka akan berdampak dengan kinerjanya.

"Diharapakan ASN untuk mengikhlaskan diri untuk mengabdi dan melayani masyarakat," ungkapnya. (annisa)

 


144x
Dibaca

Halaman ini diproses dalam waktu : 0.527 detik
Diakses dari ip address: 3.238.186.43
Best Viewed with Mozilla Firefox 1366x768
Copyright © 2017 Subbag Informasi dan Humas Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi - Allright Reserved