Penghentian Kegiatan Majlis Tafsir Al-Quran (MTA) di Kabupaten Kerinci

mta

Kerinci (Kemenag) — (19/06) Majelis Tafsir Alquran didirikan pada tahun 1972 oleh Abdullah Thufail Saputra dan berpusat di Solo. Namun, dalam perkembangannya, organisasi ini mendapat reaksi dari masyarakat, seperti yang terjadi di Kayu Aro Kabupaten Kerinci belakangan ini dikarenakan ajarannya dinilai menyimpang.

Pemerintah Kabupaten Kerinci bekerjasama dengan Jajaran Kementerian Agama dan Majlis Ulama sejak mengetahui adanya kegiatan MTA yang meresahkan masyarakat. Telah melakukan beberapa langkah tepat untuk menyelesaikan permasalahan dan menghentikan kegiatan ini.

Setelah melalui proses pengkajian panjang dan menempuh sidang PAKEM (Pemantauan Aliran Kepercayaan Masayarakat), akhirnya Surat Keputusan Bupati Kerinci Nomor 730/Kep.332/2013 tentang penghentian kegiatan Majelis Tafsir Al-Qur’an di Kabupaten Kerinci resmi dikeluarkan.

Sekarang ini tidak dibenarkan lagi bagi penganut, anggota ataupun pengurus MTA melaksanakan segala bentuk kegiatan dan aktifitas MTA di Kabupaten Kerinci karena telah terbukti menyimpang dari ajaran islam serta menimbulkan keresahan ditengah-tengah masayarakat.

Kepala kantor Kementerian Agama Kabupaten Kerinci Drs. Suardin saat dikonfirmasi mengatakan “Marilah kita awasi bersama, sebagai penganut agama Islam tentunya kita dituntut menjaga kemurnian ajaran Islam. Dengan dikeluarkannya Surat Keputusan Bupati Kerinci tentang penghentian kegiatan MTA di kabupaten Kerinci, maka bagi siapa saja yang mengetahui dan masih menemukan adanya praktek MTA ditengah-tengah masyarakat janganlah takut untuk melapor kepada aparat kepolisian untuk ditindaklanjuti dan diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” jelasnya. (Awr)

You can leave a response, or trackback from your own site.

64 Responses to “Penghentian Kegiatan Majlis Tafsir Al-Quran (MTA) di Kabupaten Kerinci”

  1. joni says:

    bpk kandepag yg trhormat???
    mbok ya dicek aliran mta tu apa??? kl blm tahu jgn asal buat keputusan nt anda tmsk org dhalim !!! pak kandepag islamkan?? mta tu ngaji qur’an &sunnah kok menyimpang coba tunjkn penyimpangn nya??? mui pusat aja tdk buat fatwa sesat ndak ada yg nyimpang??

    • Anwar, S.PdI says:

      perkembangan MTA di Kerinci berbeda dgn yg ditempat lain, berawal dari keresahan masyarakat yg mengadukan tntang ajaran menyimpang oleh pengikut MTA “Anjing Halal, dan peringatan Maulid Nabi Haram”, mengantisipasi hal ini dan menghindari tindakan anarkis warga maka setelah melalui proses panjang yang melibatkan hampir semua unsur dan bermuara pada penerbitan SK Bupati tentang penghentian kegiatan MTA tersebut. Semua masayarakat Kerinci juga diharapkan berperan aktif dlm hal ini. Harap dimaklumi…!

      • joko s says:

        Coba ingat QS. An Nisaa’ ayat 61 :
        “apabila dikatakan kepada mereka: “Marilah kamu (tunduk) kepada hukum yang Allah telah turunkan dan kepada hukum Rasul”, niscaya kamu Lihat orang-orang munafik menghalangi (manusia) dengan sekuat-kuatnya dari (mendekati) kamu”

        dan juga QS. Al Buruuj 10 :
        “Sesungguhnya orang-orang yang mendatangkan cobaan[1568] kepada orang-orang yang mukmin laki-laki dan perempuan kemudian mereka tidak bertaubat, Maka bagi mereka azab Jahannam dan bagi mereka azab (neraka) yang membakar”

        [1568] Yang dimaksud dengan mendatangkan cobaan ialah, seperti menyiksa, mendatangkan bencana, membunuh dan sebagainya.

        • Parmo says:

          SOLO (KRjogja.com)– Majelis Tafsir Al-Quran (MTA) yang pusatnya di Solo mengapresiasi Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTUN) Medan yang memutuskan memenangkan banding kasus Surat Keputusan (SK) Bupati Kerinci, Jambi yang melarang pengajian organisasi MTA. Keputusan tersebut tertuang dalam surat nomor : 89/B/2014/PT.TUN-MDN dimana dinyatakan pengajian yang digelar MTA adalah legal tidak menyimpang.

          Pimpinan Pusat Majelis Tafsir Al-Quran (MTA), Ustad Drs Achmad Sukina didampingi Tim Pengacara Muslim, Mahendradatta di Solo mengatakan kemenangan gugatan di PTUN ini disampaikan ke masyarakat agar ukhuwah Islamiyah tetap terjaga dengan baik dan tidak terjadi konflik yang saling merugikan. “Faktanya di pengadilan kita menang, tidak mungkin pengadilan memenangkan dan melegalkan jika ada penyimpangan dalam ajarannya,” tutur Mahendradata Minggu (31/08/2014).

          Menurut Mahendradata, mengutip amar dari putusan tersebut, pertama menerima permohonan banding dari tergugat (Bupati Kerinci,red), Menguatkan Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Jambi Nomor 23/G/2013/PTUN.JBI tanggal 06 Maret 2014 yang dimohonkan banding, Menghukum tergugat (Bupati Kerinci,red) untuk membayar biaya perkara pada dua tingkat peradilan yang pada tingkat banding ditetapkan sebesar Rp 250.000.

          Mahendra berpendapat, Bupati Kerinci H Murasman yang mengambil keputusan dan menurunkan SK tersebut terlalu gegabah. Buktinya, dalam persidangan baik di Pengadilan Tata Usaha Negara Jambi dan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jambi dan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Medan, pihak tergugat kalah.

          Mahendradata menandaskan bukan kemenangan yang dicari MTA, namun kebenaran. Hal itu, seperti yang terjadi di Kerinci. Ia berpendapat, dimanapun itu, kebenaran yang akan menang. Terbukti, MTA menang di jalur hukum. “Artinya negara juga mengakuinya, bukan kemenangan tapi kebenaran,” tuturnya.

          Pimpinan Pusat Majelis Tafsir Al-Quran (MTA), Ahmad Sukina menjelaskan, pihaknya terbuka menerima pertanyaan atau informasi dari masyarakat. Ia menjelaskan, MTA adalah organisasi yang legal dan tidak menyimpang. Maka dari itu, untuk masyarakat yang mendengarkan kabar tidak baik segera datang ke MTA untuk menanyakannya. “Kami terbuka dan tidak tertutup, silahkan datang Solo jika ingin menanyakan tentang MTA,” tuturnya.-(Hwa)

  2. muchson says:

    Seharusnya di tabaayun dulu ke Pengurus MTA Pusat. Dimanakah penyimpangannya.
    Sebab yayasan ini resmi. Bahkan diresmikan oleh Presiden SBY tahun 2009.

    Presiden SBY Resmikan Gedung MTA di Surakarta (http://www.mta.or.id/2009/03/08/presiden-sby-resmikan-gedung-mta-di-surakarta/)

    http://www.mta.or.id/sekilas-profil/
    http://www.mta.or.id/2013/06/02/shilaturahim-brigjen-polisi-di-mta/
    http://www.mta.or.id/2012/04/07/pengukuhan-perwakilan-mta-ke-52-di-kabupaten-kampar-riau/
    Ketua Majlis Ulama Indonesia (MUI) Pusat KH Amrullah Ahmad http://www.mta.or.id/2010/07/25/kh-amrullah-ahmad-kalian-adalah-khoiro-ummah/

  3. setiyobudi says:

    pengajian mta mencerdaskan dan mencerahkan.
    simak streamingnya di http://www.mtafm.com

  4. Widodo HS says:

    “Anjing Halal, dan peringatan Maulid Nabi Haram” adalah fitnah lama terhadap MTA. Kemungkinan masyarakat di Kerinci telah terprovokasi dengan rekaman pengajian Kyai Marzuki Mustamar dari Malang. Rekaman pengajian tersebut banyak beredar di Internet dan isinya banyak menyudutkan MTA dan organisasi / ustadz lainnya, termasuk menyebutkan bahwa bagi MTA, anjing statusnya halal.

    Pimpinan pusat MTA telah secara khusus menanggapi fitnah dari KH. Marzuki Mustamar ini dan telah ditayangkan di beberapa televisi nasional. Rekaman klarifikasi pimpinan pusat MTA bisa disaksikan di link ini:

    http://www.youtube.com/watch?v=Aw0eC_ZvDAM

    Bahkan MTA juga telah melakukan tindakan hukum terhadap KH. Marzuki Mustamar terkait dengan fitnah tersebut, sebab rekaman pengajian tersebut berdampak cukup luas terhadap MTA dengan terjadinya pembubaran pengajian di Blora, demo terhadap radio MTA di Madiun, demo terhadap pengajian MTA di Gunung Kidul dan Purworejo, dan berbagai aksi di daerah lain, termasuk di Kerinci ini. Saat ini proses hukum masih berjalan, dan alhamdulillah berbagai macam reaksi masyarakat tersebut bisa reda dengan sendirinya setelah masyarakat mampu memahami perbedaan.

    Semoga masyarakat di Kerinci juga bisa memahami perbedaan pendapat, dan bisa saling menghormati perbedaan tersebut. Aparat hukum dan pemerintahan di Kerinci seharusnya bisa lebih bijaksana dalam menyikapi perbedaan pendapat ini, dan bisa membedakan mana fakta dan mana fitnah.

  5. Ozzy says:

    Alhamdulillah, ini adalah kabar yang sangat menggembirakan bagi umat Islam di Indonesia. Umat Islam harus tegas dalam menyikapi aliran2 yg menyimpang seperti MTA. Mencegah adalah lebih baik daripada nanti menyebar dan membuat kekacauan dan perpecahan umat.

    Di pusatnya Solo sendiri dan sekitarnya banyak yg tobat dan berhenti dari kegiatan MTA Solo. Berikut adalah kesaksian2 para mantan pengikut aliran MTA Solo:

    http://www.sarkub.com/2013/kesaksian-mantan-mta-dari-halalnya-anjing-sampai-iming-iming-uang/

    http://www.kangluqman.com/2013/03/mta-halalkan-anjing.html

    http://mantan-siswamta.blogspot.com/2012/08/mengapa-saya-keluar-dari-mta-majlis.html

    Dan masih banyak lagi kesaksian serupa baik tertulis maupun tidak dari mantan-mantan pengikut MTA. Kami dukung pemerintah Kerinci dan kemenag serta seluruh muslimin kab. kerinci dalam pemberantasan aliran-aliran sesat.

    http://www.binaaswaja.com/2013/07/alhamdulillah-pemerintah-kabupaten-kerinci-dan-umat-islam-kerinci-sepakat-melarang-aliran-mta-solo/

    • tedi says:

      wah ini orang bahaya, kalau allah membiarkan hidup orang seperti ini. ini salah satu profokator. kalau mulutnya kotor sampai kapanpun pasti kotor. semoga allah memberikan hidayahNya

  6. bubarkan saja MTA, MTA bukan majelis yang mengkaji tafsir al-Qur’an dengan benar tapi hanya perkumpulan orang bodoh yang membuat keresahan masyarakat muslim.

    • crash says:

      wah..komentarmu mengerikan. mencerminkan bukan bagian dari masyarakat madinatuliman (Kota Beriman).

      membuat keresahan masyarakat muslim?? kenapa??
      mta mengkaji tafsir al-Qur’an dan mengamalkan hasil kajiannya.
      mta menyuruh kebaikan dan melarang maksiyat berlandaskan alqur’an dan hadits nabi. Dengan begitu membuat keresahan masyarakat yg mengaku muslim (berserah diri pada ketentuan allah dan rasulullah)

      komentarmu nampak tidak mewakili madinatulimandotcom atau bukan bagian dari madinatul iman (Kota Beriman)tapi lebih dekat pada madinatu nifaq (ngaku2 aja sbg kota briman)

      mbok kamu ke mta solo utk bertabayun. kasihan lho kalo kamu menjadi bagian dr kefasikan krn ikut menyebarkan berita bohong.

    • tedi says:

      wah komentarmu keras sekali, membahayakan. mbok ya kalau jantan merasa diri kamu benar, datang ja bubarkan. nggak sah ajak-ajak. hayo kalau berani combret. lo salah satu pengotor orang-orang islam.

  7. Pak Dhe says:

    assalamu’alaikum,..segala sesuatu itu harus disikapi arif dan bijaksana. MTA adalah sebuah Yayasan yang bergerak dibidang Kajian Islam dan Pendidikan. secara resmi diakui oleh Pemerintah RI. bila ada link kesaksian itu belum tentu kebenarannya. silahkan di tabayunkan di Pusatnya di Jl.Mangunegaran Surakarta Jateng. wassalam wr wb,..
    Reply
    – See more at: http://kerinci.kemenag.go.id/2013/06/19/penghentian-kegiatan-majlis-tafsir-al-quran-di-kabupaten-kerinci/#comment-113

  8. ayu latiefah says:

    Perbedaan itu rahmat kan pak?selama itu bukan masalah ushul.mash banyak perbedaan diantara ORMAS Islam lain nya mereka damai-damai aja kan pak?kayaknya memperhatikan akhlak umat saat ini lebih subtansi,pemimpin yg koruptor,remaja yg kecanduan narkoba,berapa banyak remaja putri yg hamil di luar nikah,masyarakat awam yg selalu dibodohi, menjadi korban politik misalnya pak.kalo sibuk ngurus khilafiyah terus kapan yg lain nya?????

    • ahmad says:

      mencari kesalahan orng lain itu tidak bisa digunakan untuk menutupi kesalahannya sendiri. di tempat saya ada orang mta, dia melarang amalan dzikir kepda Allah (tahlilan), mengapa harus melarang, kenapa tidak mengajak yang belum sholat untuk diajak sholat? padahal masih banyak orang islam yg hanya ktp nya saja, belum sholat, puasa dlsb. knp selalu menggembor2kan bid’ah, padahal org mta sendiri jg bnyak bid’ah.

      • Gus Mul says:

        Ojo ngawur sing komentar….hati hati dengan komentar yang bersifat fitnah….!!!

      • tedi says:

        waduh mas, dengan gemboran lu kok boong toh. nggak yg larang tu tahlil, di tempat saya ja ada orang MTA kok, tapi ya nyaman-nyaman aja nggak mengusik dan nggak terusik seperti sampeyang. kalau belum tahu, belajar dong

  9. tojiana says:

    astagfirulloh, ngeri saya membacanya,.. saling berebut benar. yang benar adalah Alloh,. manusia akan mempertanggung-jawabkan atas apa yang di imaninya di akherat nanti,.. banyak orang yang mengaku islam tapi tidak sholat, seharusnya itu yang harus menjadi perhatian,… subhanalloh

  10. erni says:

    Ikut prihatin saya mendengarnya.Tabayyun adalah cara yg bijak. Islam mengajarkan kearifan dan kelembutan dalam bertindak. Semoga Allah membukakan pintu hati mereka.

  11. Walikota SurabayaTri Risma Harini, mendatangi undangan MTA Perwakilan Surabaya ketika mengadakan buka puasa bersama panti asuhan / anak yatim, undangan setengah lima sore, namun Bu Walikota datang jam empat sore karena jam lima harus menghadiri acara yg sama dengan BONEK…….setelah sambutan langsung pamit, namun tidak lama kemudian utusan Bu Walikota mendatangi Ketua MTA Surabaya kata sang utusan “ma`af Bu Walikota tdk bisa ikut buka bersama dan beliau faham kalau MTA tidak pernah mau menerima bantuan, namun tolong ini diterima“ , utusan itu menghiba /agak memaksa agar Ketua MTA menerima amplop dari Bu Rismi“takut di pecat kaliii……singkat cerita amplop diterima dan langsung diserahkan kpd panitiya buka bersama…….tidak lama Pak Camat juga mendatangi Pak Ketua, “dari saya juga harus di terima lho pak“………ketika mas panitiya buber membuka amplop ada lembaran 100 buah recehan seratus ribuan……….sepuluh juta rupiyah…Komentar orang di luar sana “ MTA kok bisa ya mendatangkan Walikota, bayar berapa MTA kpd Walikota……..hehehehe ( kisah nyata bossss )….

  12. ali says:

    Benar sekali kalau MTA menghalalkan anjing. Itu bukan isapan jempol. Lebih dari itu, yang halal menurut otaknya orang2 MTA adalah semuanya, apa saja kecuali 4 (bangkai, darah, daging babi, dan binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah). Ini sejalan dan sangat sesuai dengan tafsir surat Al-Baqarah 173 yang diracik MTA dan juga sesuai dan sangat sejalan dengan brosur MTA nomor 1567/1607/IF 21 Agustus 2011.
    Jadi kalau pimpinan MTA selalu ngomong jika yang berhak menghalalkan dan mengharamkan hanya Allah, itu cara MTA menipu anggotanya yang rata2 awam.

    • crash says:

      @ali silahkan isap jempol anda sendiri ya…..
      Benar sekali kalau pimpinan MTA selalu ngomong jika yang berhak menghalalkan dan mengharamkan hanya Allah, itu cara MTA memahamkan (qs.At-Tahrim)anggotanya yang rata2 awam.

      • ali says:

        Ohhhh itu ya cara MTA memahamkan (qs.At-Tahrim)anggotanya yang rata2 awam, kalau danging anjing HALAL? Bagi kami umat Islam, Daging anjing itu HARAM! Tapi kalau MTA menganggap HALAL, itu ya monggo-monggo aja. Tapi makasih banyak karena anda telah menegaskan kalau anjing HALAL (menurut MTA)

    • tedi says:

      weleh mas, dengan ucapanmu bahaya loh mas, apa hiya uztad besar menyampaikan ketidak benaran seperti itu, didepan para anggotanya, tanggung jawab loh mas dengan ucapanmu. apa anda mendengar sendiri. jangan-2 juga jarene

  13. tary says:

    yang jadi mantan MTA itu berarti ” ada sesuatu”.
    lebih baik mantan orang jahat dari pada mantan orang baik…hayoo pilih mana..???
    percaya sama mantan orang baik apa percaya sama mantan orang jahat….

    • RA says:

      mantan MTA…= mantan sesat
      Jadi lebih baik karena telah mendapatkan hidayah jalan yang lurus… hehhehe

  14. juli says:

    Ayah saya aktif di keanggotaan MTA,beliau tidak pernah memaksa kami untuk ikut serta bergabung di MTA, bahkan meskipun beliau tidak mengikuti kegiatan slametan dan tahlilan di kampung,beliau tetap bijaksana menyikapi kegiatan di lingkungan,aktif jenguk tetangga yg tertimpa musibah,bahkan tak segan ikut bantu gali kuburan jika tetangga yg meninggal,kata ayah saya,intinya jadi muslim adalah jadi agen muslim yang baik.baik di mataNya baik sesamanya.

  15. warito says:

    Kemurnian Agama Islam Terletak pada guide/petunjuk sah dari Alloh ( Al Qur’an ) dan Sunnah Nabi. Mohon lihatlah !

  16. farel says:

    kalau semua mengaku paling benar …. mengapa negara ini menjadi negara terkorup , berfikirlah dengan jernih dan jangan mencari pembenar diri sendiri

  17. yono sarono says:

    Setiap aliran Islam yg tidak mau mengakui/mengikuti dan menolak amalan ibadah tawasul, Ziarah wali, Mauludan, tahlilan, selamatan, yasinan, dan sholawatan adalah menyimpang. ???
    Berarti Muhammadiyah, PERSIS, MTA, Salafiyyah, Al-Irsyad harus dibubarkan. Dan yang boleh hidup di Indonesia adalah NU dan FPI. Imam Syafii sajalah yg benar Imam Hanafi, Maliki, Ahmad Bin Hambal dianggap kurang sempurna sebagaimana penolak ibadah tawasul, Ziarah wali, Mauludan, tahlilan, selamatan, yasinan, dan sholawatan kurang sempurna Islamnya.
    Siapa yg merasa paling benar?
    Siapa yang menganggap pendapatnya paling benar?
    Muhammadiyah, PERSIS, MTA, Salafiyyah, Al-Irsyad?
    Atau NU sebagai satu satunya penganut Aswaja di dunia ini?

    • Abu Zhiva says:

      Menggelar Tabligh Akbar Liar, BANSER Geruduk Pengajian MTA
      Purwokerto – Memasuki bulan Juni ketenangan Kota Purwokerto tiba-tiba terusik dengan merebaknya aneka baliho dan spanduk pada titik-titik keramaian tentang ajakan menghadiri Tabligh Akbar Majelis Tafsir Al-Qur’an (MTA) pimpinan A. Sukino dari Solo. Bertempat di Monumen Jenderal Soedirman Karanglewas, yang berdekatan dengan areal Pesarean Syaikh Makhdum Wali sang penyebar Islam Ahlussunnah wal Jama’ah di wilayah Banyumas, sontak acara ini mengundang reaksi penolakan yang keras dari berbagai elemen masyarakat Kabupaten Banyumas dan sekitarnya.
      Resistensi warga masyarakat Banyumas bukannya tak beralasan, selama ini umat Islam di wilayah tersebut merasa gerah dan terganggu dengan ajaran-ajaran nyeleneh Majelis Tafsir Al-Qur’an, seperti model pengajian yang tertutup dan ekslusif, ajaran inkarussunnah dalam bersyariat serta tuduhan-tuduhan keji para penggiat Majelis Tafsir Al-Qur’an melalui siaran radio yang dimilikinya, pengajian serta tulisan yang mendeskreditkan amaliyyah-amaliyyah Ahlussunnah wal Jama’ah yang dianut oleh mayoritas warga masyarakat Kabupaten Banyumas tanpa adanya tabayyun ataupun kesediaan untuk melakukan debat ilmiah terbuka.
      Mensikapi resistensi masyarakat Kabupaten Banyumas terhadap kehadiran A. Sukino dan gelombang jama’ah MTA dari luar Kabupaten Banyumas, maka dipelopori oleh Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Banyumas dan jaringan pondok pesantren se-Kota Purwokerto menuntut kegiatan kontroversial tersebut untuk agar dibatalkan. Bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Banyumas dan pihak Kepolisian Resort Banyumas, aspirasi masyarakat Islam ini mendapatkan apresiasi dan dukungan penuh agar mencabut perizinan pelaksanaan kegiatan MTA pada hari Selasa, 2 Juni 2015 berikut serangkaian penampilan hiburan pendukung termasuk pengibaran bendera MTA melalui penerbang gantole yang sedianya akan dilangsungkan seharian penuh.
      Suatu hal yang patut disayangkan adalah sikap pembangkangan yang dilakukan pihak panitia penyelenggara Tabligh Akbar MTA dengan tetap bersikeras melaksanakan kegiatan hingga hari pelaksanaan tanpa menghiraukan hukum yang ada. Masyarakat yang gusar bersama-sama dengan sejumlah elemen ormas Islam dipimpin oleh Gus Aldie Pondok Pesantren Darussalam Dukuhwaluh, Gus Irfan Pondok Pesantren Al-Hidayah, Gus Sa’adullah Pondok Pesantren Thohiriyyah, jajaran pendekar Pagar Nusa dan 500 anggota organik Banser yang dipimpin oleh Sahabat Taufik Hidayat, S.Ag bergerak mengepung lokasi pengajian dan berhasil dengan gemilang menghentikan paksa acara illegal yang meresahkan tersebut dengan tanpa menimbulkan kegaduhan ataupun tindak anarkis sedikitpun.

      Kontributor: Sugeng Riyadi Syamsudien
      Email : sugengriyadisyamsudien@gmail
      Referensi berita:
      1. http://video.viva.co.id/read/44126-ajaran-nu-dianggap-sesat–banser-geruduk-pengajian-mta?utm_source=dlvr.it&utm_medium=facebook
      2. https://www.facebook.com/sugengriyadii/posts/10204916761979311?pnref=story

    • tedi says:

      kalau memang tidak benar bubarkan aja mas, nggak perlu komentar

  18. eko says:

    pemda kerinci anda umaroh
    wajib adil
    lakum dinukumwaliadin
    MUI pusat menyatakan OK tidak masalah/sesat
    presiden yang meresmikan
    apa pemda kerinci mau bertentangan dengan pemerintah pusat?
    coba benahi masyarakat kerinci termasuk Ikhsanudin suruh belajar lagi ke solo. pemda pemerintah harus adil ingat adil ingat adil.

  19. ahmad says:

    saya setuju kabupaten kerinci,,kabupten lain harus bisa segera menyusul untuk menghentikan aliran gombal mta,,

    • crash says:

      Namamu ahmad tapi kenapa nylethuk bhw mta airan gombal.
      namamu ahmad tapi sifatmu telah berprasangka buruk pada mta.
      namamu ahmad tapi tdk mencerminkan sifat mulia dan terpuji.
      kenapa kamu tdk tabayun ke mta??

    • tedi says:

      mas buktikan setujumu, datangi ja trus bubarkan. saya tunggu mas kabarnya kapan mau bubarkan mta

  20. arya says:

    Sebagai warga Nahdliyin sy berpikir beda dgn yg lain. Kalo NU merasa dirugikan oleh MTA sedang MTA adalah org. sah kenapa sih Pemimpin NU tidak melakukan Tabayun dengan MTA melalui MUI? Mengapa para pemimpin umat lebih suka membenturkan umatnya dengan sesama muslim? Mengapa orang yang mau mengaji Qur’an kok di zalimi dan bahkan diusir dr rumah tinggalnya? Sungguh heran cara berpikir petinggi-petinggi kami ini.Kalo ada perbedaan bukannya kita peruncing tapi kita cari persamaannya, tentu lebih banyak persamaannya. Kitabnya sama, nabinya sama, shalatnya sama 5 waktu, kok bertengkar. Kalo warga MTA nggak mau tahlilan ya biar saja tidak usah dipaksa, toh masih banyak yang mau. Lebih baik orang yang ikut tahlilan tapi tidak shalat kita bina. Jangan sampai para petinggi yang sengaja membenturkan sesama umat muslim ikut memikul dosanya. Kalo SK Bupati/Kemenag tidak bisa membuktikan sesatnya MTA tentu di PERATUNKAN.

  21. Rohmat says:

    Saya kbetulan orang kemenag, sy terus terang sngat malu dg pmberitaan n sikap kemenag Kerinci terhdap MTA yg sngat berlebihan. Ya itulah mmg kemenag skrang ini, byk pejbat yg korup, selingkuh dg bwhan, tdk rasional dlm mnyikapi perbdaan pndpat dll, sy yakin bupati, kemenag, mui dll hny termsuk korban sang profokator, singa aswaja (marzuki). Suatu saat mreka akn mrsa malu….

  22. abbaz says:

    bagi yang penasaran apa itu MTA, baik yang pro atau kontra, bisa menyimak video pengajian MTA yg sudah dipublikasikan diberbagai media online.

  23. Jakarta, Sayangi.com – Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Kerinci (APMK) kembali mendatangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendesak KPK untuk segera menuntaskan kasus korupsi Bencana Alam (Bencal) yang diduga dilakukan oleh Bupati Kerinci, Jambi, Murasman. Dana yang dikorupsi ini bersumber dari APBN senilai Rp 104 miliar.

    Untuk memperkuat desakan, APMK memberikan beberapa nama yang teribat. “Kami menambahkan beberapa nama yang terlibat dalam kasus ini,” ujar Koordinator APMK, Oktafiandi, dalam keterangan pers yang diterima redaksi Sayangi,com, Selasa (8/10).

    Menurut Oktoviandi, dari total dana Bencal Rp104 miliar, hanya 10 persen yang digunakan untuk pasca gempa. Sementara 90 persen lainnya dialokasikan ke infrastruktur dan irigasi yang sama sekali tidak menyangkut lokasi gempa, sehingga bangunan-bangunan pasca gempa terabaikan.

    Untuk itu, Oktafiandi mendesak KPK agar memberi perhatian serius membongkar dugaan korupsi yang menyeret Murasman. Apalagi saat ini Murasman terpilih kembali sebagai bupati yang disinyalir karena bermain curang pada Pemilukada Agustus kemarin. Kecurangan Murasman pun sedang diproses di Mahkamah Konstitusi.

    “Untuk itu kasus ini sangat rawan dan harus mendapatkan perhatian penuh dari KPK,” demikian Oktafiandi. (VAL)

  24. Rudy says:

    wessssss

  25. Rudy says:

    Orang bijaksana adalah orang yang berpikir arif dengan melandaskan kepada kebenaran hakiki. Sumber kebenaran itu adalah Allah dan Rosulnya ( Al-Qur’an dan Hadist) sehingga pandangannya lurus karena mengharapkan ridha Illahi.
    Membaca komentar-komentar di atas, sungguh sangat mengherankan. Sesama muslim saling memfitnah, menghasut dan adu domba. Komentar-komentar sebagian besar isinya bernada emosional dan membenci kelompok lain yang belum tentu salah. Belum tentu bahwa MTA itu salah, dan belum tentu pula yang mengaku dirinya dari kelompok benar itu juga benar. Yang menilai ibadah dan cara hidup kita benar atau salah hanya Allah semata. Tega-teganya sesama muslim saling menjatuhkan krn semata-mata tidak sama dalam pengamalan ibadahnya…
    Mengamati permasalahan di Pemkab Kerinci, pejabat yang berwenang harus berpikir panjang dan berpedoman kepada AlQur’an dan Hadist dalam mengambil keputusan bila mereka mengaku orang Islam. Tabayyun itu penting, jangan karena terburu-buru ambil keputusan akhirnya penyesalan yang diperoleh. Selamat karena MTA memenangkan perkara di Pemkab Kerinci semoga MTA terus berkembang dimanapun, Indonesia dan seluruh dunia. Amin

  26. ismet says:

    Hasil terakhir: MTA menang di PTUN Jambi dan Bupati Kerinci kalah dalam persidangan sehingga harus mencabut SK pembubaran MTA…. (komen kayak gini sebentar lagi pasti dihapus…)

  27. boid says:

    Kok bungkam

  28. POER says:

    BERITA GAK DI UPDATE…..

  29. nandang says:

    apakah ada hadist ato alquran yang menghalalkan anjing ato pun mengharamkannya ? saya mohon klu ad yang tau kasih tau …!

    • tedi says:

      adakah hadis dan al quran yang melarang solat magrib 5 rekaat, tolong kasih tahu saya mas

    • WONG AWAM says:

      Kalau setahu saya, dalam al-quran belum ada yang secara jelas menyebutkan daging anjing halal, ataupun dalam hadist setahu saya belum ada, akan tetapi seandainya kita dihadapkan dalam situasi darurat halal halal saja, akan tetapi tidak berlebihan. semisal ketika kita tersesat di gurun pasir yang tidak ada makanan sekalipun dan memang benar-benar tidak ada kita halal aja makan daging anjing tapi hanya untuk nyambung hidup bukan berlebihan, dan itukan tergantung sikon ya?// ada klirunya maaf , wong awam ki

  30. agus gs says:

    saya mengikuti pengajian MTA dari Radio dan saya bukan Anggota MTA.. tapi saya bisa menilai dan ambil kesimpulan MTA memurnikan Ajaran Islam yang telah lama menyimpang di Ormas-ormas Islam… apa yg disebut Subhat sudah biasa dikerjakan.. apa yg tidak diamalkan oleh Nabi malah berkembang subur… jadi kalo kita beragama Islam mau menurut cara Nabi atau ikut cara leluhur…???

  31. agus says:

    Sampai sekarang saya tetap tidak sepakat dengan mta !

  32. wader says:

    sungguh orang bijak saja yang dapat melaksanakannya

  33. mardi utama says:

    ini berita bohong MTA tidak sesat, ikuti dan kaji dan liat live streaming mtatv ato lewat radio

  34. tedi says:

    Rekan-rekan seiman dan seagama, yang disayangi Allah. Saya belum pernah ikut kajian di MTA Solo, sebagai Manjelis pusat atau kantor Pusat di Solo. Namun setiap pagi saya meluangkan waktu tuk dengerin kajian di Radio, dan kalu malam melihat kajian di TV MTA. Yang Alkhamdulilah selam ini saya belum pernah menemukan kejanggalan, dan atau yang menyimpang dari tuntunan atau ajaran yg saya terima sebelumnya. yang dikatakan ajing halal, ataupun penyimpangan-2. termasuk larangan tahlilan. Ya saya pahami, dari uraian kajian masalah tahlilan di sampaikan tidak ada tuntunan dari nabi, bukan larangan. Nah itu yang kami tahu. Saya mendengankan kajian MTA sudah lama, mulai sekitar Okt 2011. Kalau tahlilan itu yg saya tahu tidak ada larangan, namun tuntunan dari Rasulluloh tidak ada, seperti solat magrib dilakukan 5 rekaat itupun tidak ada larangan, namun itupun juga tidak ada tuntunan, tuntunannya 3 rekaat. Demikian rekan-2 seiman dan seagama, semoga kita selalu disayangi Allah. Amin

Leave a Reply

Powered by WordPress | Designed by: Premium WordPress Themes. | Find the best Premium WordPress Themes, Checking and Free WordPress 4 Themes
5 Budaya Kerja Kemenag RI: Integritas, Profesionalitas, Inovasi, Tanggung jawab, dan Keteladanan